kuliah kerja profesi
Kuliah kerja profesi…
Bersyukur kuliah di IPB, bersyukur jadi anak FEMA dan pada ujungnya bersyukur bisa KKP di Garut..
Apa sih KKP itu?
KKP itu singkatan dari kuliah kerja profesi.. semacam praktek kerja lapang, dimana kita ditempatkan di sebuah desa dan harus stay disana selama 6 minggu besar bobot SKS KKP itu adalah 3 sks.. sebelum KKP, kita ada pembekalan dulu, dari departemen masing2.. kalo gw yang dari IKK ini, berarti dapat bekal dari 3 bidang ilmu.. yaitu anak, keluarga dan konsumen.. jadi disitu diceritain apa aja yang bisa kita jadikan program dari keprofesian kita serta plus plus tips n trik gimana bisa ngejalanin program yang sukses di desa
Oke.. mulai aja cerita seru KKP gw yahhh pasti udah ga sabar kan? *sumpah ga meaning abis*
Pertama-tama, tiap sabtu kita ada pembekalan selama 1 bulan,,which is kayak kuliah biasa, tapi pengisinya beda2.. ada yang dari departemen sendiri, dari fakultas, dari kementan dan dari pemerintah daerah dimana kita ditempatkan…trus dikasih buku dannnn di-UJIAN-kan.. well walaupun diujianin, teteup ajah tuh buku kaga gw baca sampe abis hehe
Abis itu, kita dipertemukan dengan teman2 dari 6 jurusan lain yang hampir semuanya ga dikenal.. (beberapa daerah mengombinasikan fakultas gw dengan fakultas pertanian) dari 7 jurusan termasuk gw, Cuma 1 yang awalnya udah kenal.. yaitu si mimii dari dept. Komunikasi .. lainnya ga kenall.. hwaaa
Oke. Lanjut..akhirnya stelah dapet daftar namanya, gw langsung search di FB muka2nya,, tapi ada beberapa nama temen yang ga ketemu karena namanya Cuma 1 kata ajah (marlina n jihan). Akhirnya kita semua bertemu jadi satu kelompok dari 7 jurusan yang berbeda.. horeee punya temen baruuu
kenalan dulu yah.. mereka itu:
1. rifa dari agronomi / ahli tanaman
2. marlin / ahli tanah
3. ridwan / ahli hama tanaman
4. jihan / arsitek lanscape
5. ayu / ahli gizi
6. mila or mimii / ahli komunikasi
7. dannnn sheilaaaa / ahli keluarga, anak, dan konsumen (aaaamiinn)
Okehhh n now the ADVENTURE BEGINN!!
Masing2 kita bawa program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat …
kita dapet desa di garut yaitu desa sirnagalih yang ternyata super duper asri dan banyak sawahnya dan lucu banget dan nanjak dan sawah semua dan okeh banyet pak Rwnya *lho?* #mulaiEROR
back to the lapty.. masing2 kita bawa program nah program2 nya tuh seru2 abis, kayak bikin vertikultur, biopori, bunuh2an sama tikus, bedah taman, penyuluhan gizi, ke posyandu, dannn dilatarbelakangi oleh ketiadaan PAUD di desa tertinggal itu,, maka program yang gw bawa adalah… *jenggjenggg* BIKIN PAUD *ketawa ala pahlawan bertopeng*
why PAUD? Bcause I think PAUD is the most important things for pre-schooler.. it could be develop our country by enhancing character our youth generation.. by giving a multidimentional stimuly given from others to pre-schooler .. in PAUD, they could have a fun learning, while we included a values about which was a right or which was a wrong. Soo as I’ve talked above, PAUD is soo important,, well that’s may be the reason why I wanna have my own PAUD in the future.
Back to the lapty.
Proses bikin paud ternyata ga mudah, ga semudah membalikan telapak tangan, ga semudah makan cabe, ga semudah janji beli es krim, ga semudah nyuruh mandii or anything else.
TEMPAT, GURU KOMPETEN, MURID, KEMAUAN, ORANG TUA KOSERVATIF, MEDIA PEMBELAJARAN, KURIKULUM, DANA, IZIN OPERASIONAL, TOKOH MASYARAKAT, BIROKRASI, BAHASA DE.EL.EL merupakan sedikit contoh bagaimana bnyaknya penghalang yang ada just to make a juice, eh mahmudnya buat bikin PAUD.
Well tapi gw ga gentar. Gw teteup semangat buat memajukan pendidikan anak bangsa, buat menanamkan nilai2 karakter kepada anak2 kecil yang ada disanah, dan buat ibu bapakku tersayang .. *hmmm..
Okeh, mungkin ini sedikit guide buat tmen2 yang mmau bikin paud juga
1. yakinkan hati kita, maka kita bisa meyakinkan hati orang
2. cari channel yang bisa membantu such as tokoh masyarakat, kader pkk, pak kades, pak RW dll.
3. berdoa
Haha sangat membantu ya? Alright, jadi yang kalian butuhkan just simply search murid, guru, tempat, media/ape dan segudang cerita yang sarat akan moral.
Stelah semua komponen ada, tinggal menyatukan mereka deh.
1. bikin musyawarah tokoh desa kalo paud itu merupakan unfelt need n kita harus bgts punya itu, jadi kita bisa dibantu dapet tempat
2. bikin musyawarah kader buat nyari guru
3. cari murid yang umurnya sesuai (3-6 tahun)
4. training guru n bikin kurikulum
Beres dehh
Tinggal adm lain2 lah…
Thus, stelah menjalani rangkaian kegiatan ituh, akhirnya saya resmi menjadi pembuat kue PAUD di desa sirnagalih yang alhamdulillah dengan izin ALLAH berjlan dengan lancar.. trus PAUDnya dikasih nama : Az-Zakiatul Sidqi.. yang artinya bgus bgt hayooo coba cari tauuu
Nah sedikit cerita ttg paud gw.. dia itu punya 4 guru, 30 orang murid, tempat sementaranya gedung SMP yang ketika selesai digunakan oleh siswa SMP, digunakan untk PAUD, dan punya sedikit APE (alat permainan edukatif) bekas yang dikasih dari temennya kader terbaik *bu HENIN..dan seperangkat buku 9 pilar pendidikan karakter yang udah dibekel dari bogor.
Seneenggg bgt waktu pertaama kali ngajar dan dipanggil bu guru dan di salamin sama anak2 kecil :’) I’ve got my life there. Wlopun kesana butuh perjuangan (tanjakan yang super duper muantep) lupa semua cape deh wktu itu.
Btw cape yah ngetiknya padahal masih bnyak yang mau ditulis ntar deh insyaallah cerita lagi.. dadah
so much love from me buat org2 yang baca nih tulisan sampe abis hahaaha
sekolah bersama yuk! :D
SBY- Sekolah Bersama Yuk!..

Berawal dari naiknya aku ketingkat tiga di perguruan tinggi ini dan mengambil mata kuliah wajib jurusanku, yaitu Perkembangan Karakter.. suatu mata kuliah yang memiliki misi untuk mengembangkan karakter, khusus nya untuk perkembangan karakter anak namun juga diperuntukan kepada para mahasiswa yang mengambil mata kuliah tersebut. Mata kuliah tersebut diambil oleh sekitar 200 orang mahasiswa yang sebagian besar di tingkat tiga dan tigkat empat. Sebagian dari mereka mengambil mata kuliah tersebut karena “wajib”, sebagian yang lain karena “tidak bentrok dengan jadwalnya yang lain” atau karena mata kuliah tersebut “tidak ada praktikumnya” sehingga tidak perlu memikirkan tugas praktikum mingguan dan menyisihkan jam pelajaran tambahan untuk praktikum. Sebagian yang lain mungkin “ikut-ikutan teman” atau karena “mata kuliah tersebut gampang dapat A”.. dan mungkin beberapa motivasi lainnnya yang tidak aku ketahui..
Pertemuan pertama- kuliah membahas silabus- hal apa yang akan disampaikan pada satu semester kedepan dan juga penjelasan mengenai TUGAS. Yap, memang perkuliahan tersebut tidak ada praktikum dan hanya memberikan 1 tugas, yaitu “IPB’S KINDNESS MOVEMENT”. Tugas apa kah itu? Ternyata itu sebuah proyek kelompok yang harus dijalankan selama satu semester dan katanya menyumbang 30% nilai akhir. Ckckck .
Untuk menjalani proyek tersebut mahasiswa perlu membentuk kelompok, 1 kelompok terdiri dari 5 orang. Ibu dosen bilang kalau proyek ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada sekelompok sasaran. sasaran yang bebas untuk kami tentukan sendiri. Saat itu mungkin karena faktor letak tempat duduk yang berdekatan, aku sekelompok dengan idah-dewi-erdi dan aldy. Kami sama2 punya misi yang sama: mengembangkan karakter anak-anak usia PAUD atau TK.
Entah mengapa rasanya kelompok kami semangat sekali dan terlihat ‘niat’ sekali untuk menjalankan proyek itu. Kelompok kami sudah menyusun rencana-dan proposal yang akan kami lakukan selama kurang lebih satu semester itu. Begitu niat hingga kalau dibandingkan dengan kelompok lain yang aku tanyakan, mereka belum apa-apa sedangkan kelompok kami sudah rapi menyusun proposal dan survei lokasi..hmmm kalo motivasi aku secara pribadi sih emang kayaknya seru kalau berhasil ‘mengembangkan karakter’ orang lain. Alias menuju jalan yang sesuai dengan visiku -> menjadi manfaat buat orang lain. Tapi gak tau deh dengan yang lainnya.
Survey sudah dilakukan berkali-kali,,namun hingga tengah semester kami tidak kunjung melakukan proyek itu . Selalu ada halangan pada sasaran. Pada awalnya kami hendak mengajar di PAUD. Namun setelah hampir jadi, eh orang tua mereka tidak setuju. Ada lagi karena lokasi yang tidak memungkinkan kami untuk mengajar disana, kemudian di lempar lagi ke Tk lain, eh bentrok dengan jadwal kuliah kami. Ada lagi karena tidak diizinkan. Haduh. Emang sangat membingungkan ketika itu. Bayangkan! Kami yang sejak awal sudah semangat bolak-balik rapat kelompok (sampai hari liburpun aku niat jauh-jauh dateng kekampus demi rapat dan pulang dengan motor yang rusak+dimarahin ortu) malah udah sampai tengah semester pun belum dapat sasaran.
*saat itu kamipun tengah disibukan oleh proyek PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) yang lumayan meyita waktu.
Sampai akhirnya Idah bilang kalau dia ada kenalan Mojang Jajaka yang membutuhkan tenaga pengajar untuk program sekolah mereka, yaitu SBY (Sekolah Bersama Yuk!). lanjutlah kita terus berkomunikasi dengan ketua program itu-Bima yang pada akhirnya mengantarkan kami ke SD Negeri Ceger 2 yang berlokasi di Ceger, deket Jambu 2 itu. Bima bercerita bahwa pada awal pembentukan SBY itu, karena disekitar situ banyak anak yang putus sekolah dan berprofesi sebagai pemulung yang hanya berpenghasilan sekitar dua ribu rupiah perharinya. Ckkckck sedih mendengarnya dan makin bersemangat untuk ngajar disana.
Hari pertama ke sekolah tersebut, kami janjian dengan Bima di taman koleksi IPB siang hari, setelah dari pagi kami muter-muter disekitar tugu kujang untuk pengumpulan dana bagi korban bencana alam Merapi-Mentawai dan Wasior. Disepanjang perjalanan dia bercerita bahwa SBY memiliki murid sekitar 90* anak yang dibagi menjadi tiga kelompok belajar, yaitu kelas 1, kelas 2 dan kelas 3. Ruangan belajarnya dipinjam dari sekolah dasar negeri ceger 2 yang dipinjam secara Cuma-Cuma karena kebaikan hati pemimpinnya hehe. Disana para murid tidak perlu memakai seragam atau pun membeli buku. Mereka hanya datang dan belajar sambil bermain.
Kedatangan pertama sangat surprise ^^ mereka langsung menyambut kami sambil berlarian kecil dan langsung mencium tangan kami secara bergiliran. Sambutan yang hangat, walaupun mereka belum pernah mengenal kami dan begitupun kami yang belum mengenal mereka. Singkat cerita, kami, menjadi sangat dekat dengan mereka hingga sekarang. 8* kali pertemuan berlangsung hingga akhir semester dan tidak terasa proyek IPB’S KINDNESS MOVEMENT kami telah selesai. Namun kami merasa bahwa pertemuan kami dengan mereka tidak harus berhenti sampai disitu. Kami akan melanjutkan kegiatan mengajar kami dengan ikhlas. Tentunya bukan hanya mereka yang dapat belajar dari kami, namun kami merasa kamilah yang justru banyak belajar dari mereka. Sangat senang bisa menjadi bagian dari mereka :’) .
Akhir kata, senang bisa terlibat disini salah satunya kerena mata kuliah perkembangan karakter yang saya ambil. Saya rekomendasikan mata kuliah ini kepada siapa saja yang berkuliah di IPB atau diluar IPB yang mau menyusup hehe. Karena banyak pelajaran berharga yang tidak akan kita dapatkan di mata kuliah lain- yaitu penddikan tentang moral yang mungkin banyak terlupakan orang padahal sangat penting.
Kini aku dan teman-teman lainnya akan memulai SBY part 2 di tempat lain. Doakan agar semua lancar dan tunas-tunas bangsa akan semakin banyak yang bersemangat untuk belajar dengan metode kami yang lain dari yang diterapkan disekolah formal ya ^^
Best regards..
- Sheila fistianty
Mahasiswa tingkat 3 jurusan ilmu keluarga dan konsumen IPB
*kalau tidak salah ingat-maklum memoriku mengenai nama dan angka agak payah
kenapa?
kenapa sistem pendidikan di negara ini begitu menyedihkan?
hhu, katanya jgn berorietasi hanya pada kemampuan kognitif semata? tapi lihat bagaimana sistem pendidikan di negara kita ini menerapkan ujian? kelulusan?
hanya berdasarkan angka2 yang terbentuk dari hapalan!
hapalan mati..
proses mengingat kan merupakan bagian terendah dari proses berpikir. lalu mengapa kita hanya mengedepankan hapalan di ujian2 kita.
sungguh miris terutama di beberapa mata kuliah yg saya jalani.
ujian tersebut hanya menanyakan apa saja poin2 yg menjadi bagian ini, bagian itu, istilah ini, istilah itu, siapa nama orang yg mencetuskan ini, siapa nama orang yg mencetuskan itu??
padahal salah satu dosen saya berkata : bukankah yg terpenting adalah isi pesannya, bukan yg menyampaikannya?
tak cukupkah jika kami mengerti, memahami maksud si penulis. haruskah kami mengingat semua ungkapan beserta nama pencipta??
padahal dosen saya berkata : perubahan paradigma dari head start ke heart start itu perlu. namun mengapa ukuran keberhasilan seseorang saat ini lebih dikedepankan dengan angka2?
hingga teman2 saya berusaha demikian keras menghafal mati tanpa tahu maksudnya. hingga mereka berusaha berbagai cara agar mendapatkan skor yg baik diujian.
miris,
saya bangga jadi orang Indonesia
Baca dulu, sumpah nangis, berlinang air mata !!!
Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah.Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar “berdiri di atas berlian” langsung saja kita lihat profil negaranya.
Wooww… Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.
1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.
pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!
2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.
Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina.
hemmm
Pengen marah tapi ga boleh marahh
Pengen ngeluh tapi ga boleh ngeluh..
Dilemma saya..
Diem aja, tapi kesel –merasa disepelekann
Ditindaklanjuti ntar malah jadi ributt..
Maunya sii jadi pemaaf.. tapi kenapa orang orang itu engga ngertiii…
Bilang maaf, dimaafin, ngulang lagii
Maaf lagi, dimaafin lagi,, ngulang lagii…
Arghh,, malas sayaa.
Solusii nya apa kalo gituuu??
Lebih baik separated kali yah..
Pengennya forgive n forget..
Forgivenya sii lumayan gampang ..tapi forgetnya itu lhoo…
Hadooo..
*tuh kann saya ngeluh lagi jadinya
Resolusi sheila 2010 kan gaboleh ngeluhh…pleaseee…
Bntar lagi 2011 nih,, taun dpan pokoknya ga boleh ngeluh lagi yak!!!
*tapi rada bingung juga sii,, ada yang bilang ngeluh itu bagus buat ngelepas stress,, tapii katanya kalo ngeluh malah jadi merasa tambah menderitaa..huaaa
Dilemma bukan??
Sampe saat ini sii,, masih inget aja buku BBB n kata2 pak basith (dosen paporit saya) jgan bicara, kcuali hal hal yg baik aja
Pokoknya smangat yaa Sheila..aku akan mendukungmuu Sheila…
individualisme : ciri manusia masa depan yang semakin mengedepankan keefisienan!
ketika saling menunggu membuat ketidakefisienan waktu
ketika setiap orang berlomba-lomba untuk mendapatkan sesuatu
ketika setiap orang menganggap orang lain saingannya
ketika setiap orang mementingkan diri sendiri
mereka pasti akan rindu akan kebersamaan.
Bagaimana IT dapat membantu pekerjaan Ketika telah bekerja?
-
Mempermudah transfer informasi
Teknologi informasi, terutama internet dan jaringan telepon, akan mempermudah proses pertukaran informasi, sehingga akses informasi akan lebih cepat dan mudah didapat.
- Memperdekat jarak
Teknologi informasi memungkinkan terjadinya percakapan/ rapat di dua atau lebih tempat yang berlainan. Hal ini akan membuat jarak bukan lagi menjadi masalah untuk terjadinya pertemuan-pertemuan. Teknologi informasi juga memudahkan pengiriman berbagi jenis surat, seperteknologi informasi email dan mesin fax.
- Mempermudah analisis data
Teknologi informasi membantu megolah berbagai macam data, sehingga dapat mempermudah analisis data dengan berbagai macam software-software pendukung. Teknologi informasi juga dapat menyajikan data dalam bentuk lain, seperti diagram dan grafik untuk mempermudah penafsiran. … continue reading.
Aplikasi konsep Gender dan Keluarga dalam film naga bonar 2
1. Garis Besar Isi Film
Film tersebut menceritakan Naga Bonar (Deddy Mizwar) diundang oleh anaknya yaitu Bonaga (Tora Sudiro) untuk pergi ke Jakarta, sebelumnya Nagabonar tinggal di desanya. Bonaga adalah seseorang yang sukses secara karier menjadi pengusaha di Jakarta, setelah lulus kuliah di luar negeri.
Konflik utama film ini adalah saat Bonaga dan ketiga sahabatnya ingin ‘menjual’ kebun kelapa sawit milik Bapaknya di kampung halamannya, Sumatra Utara, kepada investor dari Jepang untuk dijadikan sebuah resort. Tentu saja Nagabonar sangat marah sebab di kebun itu terdapat tiga kuburan dari orang yang sangat disayangi oleh Nagabonar. Ketiga orang tersebut adalah istrinya, ibunya dan sahabatnya. … continue reading.
PERKEMBANGAN BAHASA ANAK
Dalam kehidupan sehari-hari, sebagian besar persoalan bahasa tidak kasat mata. Kendati kita mengetahui secara abstrak bahwa kita mendengar suatu kalimat atau suara yang berubah-ubah, terasa seakan gagasan mengalir begitu saja kedalam pikiran kita. Bahasa adalah bentuk aturan atau sistem lambang yang digunakan anak dalam berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungannya yang dilakukan untuk bertukar gagasan, pikiran dan emosi. Bahasa bisa diekspresikan melalui bicara mengacu pada simbol verbal. Selain itu bahasa dapat juga diekspresikan melalui tulisan, tanda gestural dan musik. Bahasa juga dapat mencakup aspek komunikasi nonverbal seperti gestikulasi, gestural atau pantomim. Evolusi biologi menjadi salah satu landasan perkembangan bahasa. Mereka menyakini bahwa evolusi biologi membentuk manusia menjadi manusia linguistik. Noam Chomsky (1957) meyakini bahwa manusia terikat secara biologis untuk mempelajari bahasa pada suatu waktu tertentu dan dengan cara tertentu. Ia menegaskan bahwa setiap anak mempunyai language acquisition device (LAD), yaitu kemampuan alamiah anak untuk berbahasa. Menurutnya, tahun-tahun awal masa anak-anak merupakan periode yang penting untuk belajar bahasa (critical-period). Jika pengenalan bahasa tidak terjadi sebelum masa remaja, maka ketidakmampuan dalam menggunakan tata bahasa yang baik akan dialami seumur hidup, karena bahasa adalah salah satu syarat dalam berkomunikasi. Komunikasi ini disusun sebagai simbolis proses transaksional. Komunikasi adalah proses transaksional dalam membuat dan berbagi pesan.
Menurut Chomsky, bayi dilahirkan dengan pengetahuan yang banyak mengenai bahasa. Mereka juga mempunyai prosedur-prosedur belajar yang kuat, yang memungkinkan mereka menambah pengetahuan itu dan mempelajari semua detil dan kekhususan bahasa komunitas mereka sendiri.
Bayi-bayi sebelumnya tidak mengetahui bahasa mana yang akan mereka hadapi. Secara potensial. Mereka harus mampu menguasai salah satu dari ribuan bahasa yang berbeda. Pada saat mereka berusia 4-5 tahun, anak telah menemukan secara tepat bahasa mana yang akan digunakannya.
Bahasa itu dipelajari, bukan bawaan. Adanya periode penting dalam mempelajari bahasa bisa dibuktikan salah satunya dari aksen orang dalam berbicara. Menurut teori ini jika orang berimigrasi setelah berusia 12 tahun kemungkinan akan berbicara bahasa Negara yang baru dengan aksen asing pada sisa hidupnya, tetapi kalau orang berimigrasi sebagai anak kecil, aksen akan hilang ketika bahasa baru akan dipelajari. … continue reading.






